Seputar HKI

Kumpulan Artikel tentang Hak Kekayaan Intelektual

Kota Gorontalo Punya Kawasan Bebas Pelanggaran HKI

Jurnas.com | PEMERINTAH Kota (Pemkot) Gorontalo berkomitmen untuk menanggulangi pelanggaran hak kekayaan intelektual (HKI) di wilayahnya. Upaya tersebut dilakukan dengan menggandeng Ditjen HKI Kemenkumham untuk pencanangan kawasan tertib bebas pelanggaran HKI di pusat perdagangan Jalan S Parman, Gorontalo. Penetapan kawasan tertib bebas pelanggaran HKI di Kota Gorontalo diresmikan oleh Wali Kota Gorontalo, Adhan Dambea.
Peresmian disaksikan langsung oleh Menkumham Amir Syamsuddin, Dirjen HKI Kemenkumham Prof Ahmad M Ramli dan Kakanwil Kemenkumham Gorontalo Mardjoeki. Wali Kota Adhan mengatakan, penggunaan produk bermerek palsu masih marak di Kota Gorontalo
Menurutnya, beredarnya produk bajakan merugikan keuangan Pemkot Gorontalo. "Peredaran produk merek palsu masih marak. Ini akan merugikan pendapatan pemda," kata Adhan menyampaikan sambutannya, Sabtu (25/2).

 

Kakanwil Kemenkumham Gorontalo, Mardjoeki mengaku siap membantu Pemkot Gorontalo untuk menegakkan hukum dalam bidang HKI. Mardjoeki menuturkan, pihaknya akan melakukan inspeksi bersama di pusat perdagangan Jalan S Parman untuk menindaklanjuti kerja sama tersebut. "Inspeksi bersama di kawasan tertib bebas pelanggaran HKI berlaku mulai hari ini," ujar Mardjoeki.
 
Sementara itu Menkumham Amir Syamsudin mengapresiasi kawasan tertib bebas pelanggaran HKI yang dicanangkan Pemkot dan Kakanwil Kemenkumham Gorontalo. Amir berharap pemerintan daerah yang lain bisa mencontoh upaya yang dilakukan Kota Gorontalo. "Ini bisa menjadi contoh di wilayah hukum lain untuk penegakan hukum di bidang hak kekayaan intelelektual," ucap Amir.
 
Dalam kesempatan tersebut, Ditjen HKI Kemenkumham memberikan sertifikat kepada salah satu toko di pusat perdagangan Jalan S Parman. Toko elektronik tersebut dinilai mendukung penegakan HKI karena hanya menjual produk orisinal.

oleh:Eri|25/07/2012

Kembali